Pasolle.id – Parepare, kota terbesar kedua setelah Makassar di Sulawesi Selatan kini tak lagi sebagai kota langka lokasi rekreasi pantai.  Adalah Pantai Pasir Putih Tonrangeng atau acap disebut Paputo yang kini jadi magnet wisata.

Pemandangan di Paputo (foto: Chonda MK)

Kawasan yang masuk wilayah Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat ini kian diminati banyak warga Parepare.

Bukan hanya Parepare, tetapi juga warga dari luar seperti Makassar dan Gowa, atau para pejalan jalur Utara – Selatan pesisir barat Sulawesi Selatan.

Bagus untuk rekreasi (dok: istimewa)

“Pantai dan suasananya keren tawwa, bersih dan nyaman,” kata Ningsih Umar (41), warga Tamarunang, Gowa yang mengaku terkesima dengan pemandangan Paputo saat ini.  

Paputo, lanjut Ningsih, berbeda karena hamparan pasir putihnya, belum lagi suasana sunset yang memukau.

Kini, pengunjung bisa menikmati keindahan Paputo dari pesisir pantai Parepare, tersedia gazebo dan beberapa spot buatan seperti ayunan di pantai dan photobooth. Ada pula wahana bermain untuk anak-anak.

Pemandangan pantainya luar biasa (dok: istimewa)

Paputo menyeruak ke permukaan setelah diluncurkan pemiliknya di ujung 2017, saat itu masih lekat kesan sebagai Pantai Tonrangeng, kumuh dan amis.

Sosok di balik kelahiran Paputo sebagai destinasi di utara Makassar ini adalah H Carlos Husain. Dialah kini yang bertanggungjawab sebagai pengelola Paputo, yang memboyongnya sebagai lokasi tak menarik menjadi idaman dan eksotik.

Di Paputo ada Café New D’Carlos yang menyediakan aneka kuliner, makanan ‘kelas berat’, snack dan kopi atau teh. Tak perlu takut kantung bokek karena tarifnya hanya Rp. 5 ribu/orang. Setelah itu nikmati pesona keindahannya.

Jika punya budget lebih silakan icip-icip menu Cafe New D’Carlos yang fenomenal di Parepare sejak lama itu. Mulai es pisang ijo hingga pallumara bandeng nan khas. Ayo ke sana! (*)

Penulis: K. Azis

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *