Pasolle.id – Tak bisa dipungkiri, hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kampung Tolo’, Jeneponto yang mempunyai 20 kincir angin adalah ruang rekreasi bagi siapapun.

Betapa tidak, formasi kincir setinggi tidak kurang 50 meter tersebut menjadi tontonan menarik sekaligus menjadi lokasi foto yang apik: Instagrammable, kata anak Zaman Now.

Tapi jangan salah, selain itu, ada banyak destinasi yang tak kalah memukau di Jeneponto, mulai dari puncak gunung, pantai hingga pulau.

Sebutlah Lokasi Batu Siping yang unik. Spot ini adalah salah satu destinasi wisata alam andalan Jeneponto. Letaknya di Dusun Karampuang, Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat.

Pantai Batu Siping (foto: @imanboer)

Lalu jika ingin melihat suasana bukit, datanglah ke Bukit Sinalu Bulu Jaya yang memukau di musim-musim peralihan, padang rumput dan menghijau bakal membuat hati berdecak kagum.  Juga berlokasi di Bangkala Barat atau di sisi kanan anda saat datang dari arah Takalar.

Jika ingin suasana pegunungan dan menyegarkan, datanglah ke bahu Gunung Lompobattang di sisi selatangunung atau utara Jeneponto, ada Air Terjuan Tama’lulua, di Rumbia. Nikmati pula Lembah Hijau Rumbia, Bukit Bassolo.

Pantai Garassikang (foto: @gadispelosok)

Tak ketinggalan Pantai Garassikang hingga Makam Raja-Raja Binamu. Juga Pantai Biringkassi hingga Pulau Libukang.

Pendek kata, Jeneponto tak kalah dengan kabupaten lain di Sulawesi Selatan.

Kembali ke PLTB Tolo’.

Belakangan ini dia menjadi langgagan para netizen, ada banyak komunitas, kelompok pencinta alam, traveler yang mewajibkan diri untuk datang ke sana, minimal untuk mendokumentasikan barisan kincir angin yang berjumlah 20 unit tersebut.

PLTB Tolo’ Jeneponto
Alam, manusia, berpadu teknologi
PLTB Tolo’ memukau

Salah satunya perkumpulan SMANKA 89 Makassar, keluarga alumni SMA Negeri I Makassar yang berekreasi serta menikmati daya pikat PLTB yang disebut dapat menyuplai tenaga listrik hingga 72 Megawatt.

Pemandangan nan apik
Instagrammable
Langit biru, alam, adopsi teknologi, mencipta ruang rekreasi di Tolo’

Siang itu, tanggal 10 Februari 2019, beberapa anggota anggota Smanka dan anggota IKA Smansa Makassar angkatan 89 beradu gaya di sisi timur PLTB.

Kombinasi langit biru, remah awan dan lansekap yang menghijau sungguh memukau. Keren ya? (*)

Penulis: K. Azis

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *