Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel pertanggal 27 Desember 2018 resmi mengubah logo pariwisata Sulsel. Logo terpilih melalui sesi pembekalan, masa inkubasi untuk menyempurnakan rancangan visual disainer terhadap hakikat Pariwisata Sulawesi Selatan plus voting online.

“Logo baru bertujuan memperkenalkan indahnya Sulsel sebagai pusat (hub) Indonesia yang kami sebut The Heart of Wonderful Indonesia,” jelas Kepala Disbudpar Sulsel Musyaffar Syah pada peluncuran logo branding di Mall Pinisi Point, Jumat (28/12).

Pada peluncuran yang diisi aksi akrobatik paraga serta tarian kombinasi empat suku di Sulawesi Selatan yang menghentak, tampil sebagai pemenang adalah Rahmat Zulfikar.

Kadisbudpar Sulsel bersama finalis

Rahmat membawa pulang uang 80 juta sebagai hadiah memenangi kompetisi brand Sulawesi Selatan. Dia melampaui keempat rekannya yang diminta naik ke atas panggung setelah dinominasikan sebagai lima favorit. 

Berdasarkan pengamatan Pasolle.id, logo baru ini mengadopsi tiga konsep.

Pertama, esensi pentingnya kesan penyambutan (hospitality), lalu kedua, Sulappa Appa atau empat sudut yang mencerminkan kekuatan karakter, dan yang ketiga, ikatan-ikatan yang secara umum digambarkan sebagai perekat atau penarik.

Dalam presentasinya, Rahmat memaparkan substansi dan semangat logo yang diusungnya. Ada dimensi wisata budaya, wisata bahari, wisata sejarah agro, wisata kuliner.

Diisi tari-tarian

Untuk wisata budaya, dia menyebut Toraja dan Kajang sebagai contohnya, sementara Taka Bonerate, Bira, Galesong dan fasilitas Marina sebagai bagian dari wisata bahari.

“Yang lainnya adalah wisata sejarah meliputi Benteng Rotterdam, Somba Opu, Danau Matano, Gua Leang-Leang. Wisata Agro seperti Malino, Puncak, Danau Tempe, Sinoa, Rumbia, Enrekang lalu wisata kuliner meliputi coto, konro, pallubasa,” urai Rahmat yang tampil luar biasa dalam memberikan presentasi.

Makna logo

Menurut Rahmat, logo ini mengandung nilai yang kuat, tentang sikap, keterbukaan, keagamaan hingga kearifan dan kebanggaan.

“Target utama atau audiensnya adalah generasi antara 20-40 tahun,” jelasnya.

“Millenial…” tegasnya disertai senyum lepas.

Brand ini, lanjut Rahmat, bermakna identitas, personalitas, terbuka, easy going, percaya diri dan ekspresif.

“Melingkupi mereka yang aktif, berorientasi sosial hingga yang suka tantangan,” lanjutnya.

Logo itu

Rahmat juga melibatkan hal-hal yang berkaitan kebutuhan seperti isu jejaring, pengalaman dan mencari wawasan baru.

“Untuk aktivitas sangat sesuai bagi yang bekerja, kuliah, travel hingga yang semata kongkow. Alur penentuan logo menggunakan sudut pandang trip, destinasi, rute,” lanjutnya.

“Penekanannya pada adanya ikatan, yang berkaitan dengan kekerabatan dan pengalaman,” katanya.

Sulapa Appa

Logo ini mewakili dimensi otentik, pelayanan, legasi, dan dibungkus pandangan Sulapa Appa sebagai manifestasi nilai-nilai internal empat suku, Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja.

Pada beberapa penjelasan, dimensi Sulapa Appa mencakup keberanian, kejujuran, kecerdasan dan kekayaan (heritage).

Unsur logo lahir dari pemaknaan dan dimensi gerak Tari Kipas. Cerminan dari kesantunan dan kehormatan yang menurut Rahmat sebagai ekspresi penyambutan dalam seremoni kebudayaan.

Pemilihan huruf merupakan spirit dari karakter aksara lontar sebagai penguat dari kebudayaan.

Latar warna

“Bentuknya dibuat lebih progresif agar memberikan semangat pergerakan dalam menyongsong masa depan sehingga lebih sesuai dengan target audiens,” ucapnya.

Logo tersebut berisi warna dominan hitam yang merupakan cerminan kekuatan karakter serta ketegasan dari masyarakat Sulawesi Selatan.

“Warna oranye menggambarkan semangat serta kekayaan kebudayaan yang menginspirasi,” katanya seraya menunjukkan pakaian adat Toraja.

Sementara warna merah, sebut Rahmat, adalah lambang keberanian, simbol keagungan sedang warna biru menggambarkan pantai dan laut eksotis. Warna cokelat mewakili keuletan dan semangat kerja keras.

“Biru menunjukkan laut, terumbu karang…,” pungkasnya. (KAS)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *