Di Kota Ternate beragam destinasi bisa dijajal. Kita bisa menyisir kota, ke tepi pantai, memandang ke laut hingga puncak gunung dari titik Kawasan Falajawa.

Pemandangan di tepian kota menawarkan keindahan pucuk-pucuk gunung di Tidore, pulau di seberang Ternate. Pun keindahan masjid-masjid yang dijejali pengunjung. Demikian pula refleksi dari paras laut yang terlihat tenang dan bergegas menyamabangi Masjid Agung Ternate, Al Munawwar

Jangan lupa menikmati suasana malam Kota Ternate, ke terminal kota dan menjajal ikan bakar khas setempar. Ikan-ikan kakap, kerapu, beronang, terlihat pasrah untuk dicicipi. Mau?

Di bumi Kier Raha, coba menginderai aroma sejarah dan dinamika Ternate dari waktu ke waktu. Dari lekuk Danau Tolire, memandangi dari jauh situs Batu Angus, menatap pucuk Gamalama di utara. Batu Angus adalah pesan dari Gamalama yang meletus di tahun 1673.

Tolire, danau yang menawarkan cerita mistis tentang relasi tak sopan seorang ayah dan anaknya. Danau ini terletak 10 km dari pusat kota Ternate. Saya kira dari sekian foto yang saya suka dari Ternate, di danau ini saya terlihat menawan. 

Tak hanya melihat Tolire dari dekat, sempatkan melihat Danau Laguna, Gunung Maitara dan Gunung Tidore pada saat bersamaan.

Di tepian Gamalama, sesungguhnya kau,

bisa memanjar keindahan yang dijanji itu.

Sebelum nirmala itu sendiri.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *